27 Proses Penerimaan Karyawan di Perusahaan

Proses penerimaan karyawan merupakan suatu kegiatan yang berkaitan dengan perencanaan sumber daya manusia pada perusahaan. Setiap perusahaan memiliki konsep penerimaan karyawan yang berbeda, namun pada intinya tujuan setiap perusahaan adalah sama, yaitu mendapatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. Setelah perusahaan menetapkan kualifikasi, perusahaan masih perlu melewati beberapa tahap untuk mendapatkan karyawan yang tepat.

Proses penerimaan karyawan dimulai dari mencari kandidat, dan menarik minat kandidat untuk bekerja sama dengan perusahaan. Proses penerimaan karyawan adalah salah satu cara untuk mendapatkan calon karyawan untuk mengisi lowongan kerja tersedia.

Proses penerimaan karyawan terdiri dari 2 tahap penting yaitu :

  • Tahap rekrutmen
  • Tahap seleksi

Kedua tahap tersebut juga memiliki tujuan tersendiri, yaitu bertujuan untuk mendapatkan calon karyawan yang tepat dan produktif. (Baca Juga : Cara Memilih Karyawan)

Tahap Rekrutmen

Proses penerimaan karyawan juga didasari melalui tahap rekrutmen yang merupakan suatu proses yang dilakukan perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang tepat dan berkualitas. Hal ini dilakukan oleh semua perusahaan, baik perusahaan skala kecil maupun skala besar. Sebelum menerima seorang karyawan, perusahaan harus memastikan bahwa calon karyawan tersebut memiliki kualifikasi dan keahlian yang dicari perusahaan.

Kesimpulannya, Tahap rekrutmen merupakan salah satu kunci untuk mencari, menarik dan mendapatkan tenaga kerja yang memiliki potensi yang tepat untuk mengendalikan suatu pekerjaan dan menduduki suatu posisi tertentu pada perusahaan. (Baca Juga : Proses Perekrutan Pegawai)

1. Dasar – Dasar Rekrutmen

Tahap rekrutmen memiliki dasar – dasar penting yang dijadikan sebagai acuan dalam menerima calon karyawan yang tepat dan berkualitas. Dasar – dasar tersebut adalah sebagai berikut:

  • Jumlah Karyawan, Menyesuaikan jumlah karyawan yang akan diterima dengan jumlah pekerjaan yang tersedia, karena itu ada hal – hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
    • Peramalan kebutuhan tenaga kerja untuk memenuhi jumlah tenaga kerja masa kini atau masa depan sesuai dengan tanggung jawab pekerjaannya.
    • Menganalisa kebutuhan tenaga kerja, merupakan menganalisa kemampuan tenaga saat ini untuk memenuhi jumlah kebutuhan karyawan, untuk dapat memenuhi kontinuitas perusahaan.
    • Strategi perekrutan, merupakan langkah – langkah yang diciptakan sedemikian rupa untuk menyiapkan organisasi atau perusahaan yang efektif.

Berikut adalah proses penerimaan karyawan jika di lihat dari segi jumlah karyawan yang akan di terima. Menerima karyawan juga harus di sesuaikan dengan jumlah yang di butuhkan jangan sampai berlebihan atau malah kekurangan.

  • Kualifikasi, Kualitas yang dimiliki calon karyawan harus sesuai dengan keahlian yang diperlukan perusahaan. Oleh karena itu ada beberapa hal yang harus dipersiapkan perusahaan, antara lain yaitu:
    • Menganalisa pekerjaan: merupakan proses untuk mengumpulkan, mengkaji dan mempelajari informasi terkait ruang lingkup pekerjaan.
    • Membuat deskripsi pekerjaan : merupakan fungsi dan tanggung jawab yang dinyatakan secara tertulis yang menguraikan informasi mengenai pekerjaan tersebut. Seperti, hal apa saja yang dikerjakan, siapa yang mengerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan bagaimana kondisi kerjanya.
    • Membuat spesifikasi pekerjaan : merupakan uraian mengenai kualifikasi minimum seorang calon karyawan untuk dapat menempati suatu posisi tertentu pada perusahaan.
  • Meminimalkan biaya, masalah biaya menjadi kendala tersendiri untuk setiap perusahaan dalam melakukan. namun saat ini, perusahaan sudah bisa menekan biaya untuk merekrut karyawan, misalnya dengan menggunakan media online.
  • Pertimbangan Hukum,  dalam merekrut karyawan hal yang harus dipertimbangkan perusahaan adalah pertimbangan hukum dalam merekrut karyawan yang memenuhi syarat, sehingga karyawa yang terpilih sesuai dengan pekerjaannya.
  • flexibility, dalam merekrut calon karyawan, perusahaan harus memperhatikan fleksibilitas, seperti menentukan kebutuhan calon karyawan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Berikut ini beberapa tahap yang dilakukan untuk mendapatkan calon karyawan yang efektif dan produktif.

2. Tujuan Rekrutmen

Tujuan rekrutmen adalah menjaring calon karyawan sebanyak – banyaknya yang memenuhi kualifikasi perusahaan untuk mendapatkan calon karyawan yang memiliki kualitas terbaik.

3. Sumber -Sumber Rekrutmen

Dasar penting dari proses rekrutmen adalah sumber rekrutmen yang menjadi asal calon karyawan. Proses rekrutmen dapat dilakukan melalui 2 sumber, yaitu internal dan eksternal.

  • Sumber Internal

Proses rekrutmen melalui sumber internal merupakan proses perekrutan yang sumber daya manusia atau calon karyawannya diambil dari perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain, pihak perusahaan mempromosikan karyawannya untuk di tempatkan ke posisi tertentu. Keuntungan yang di dapat antara lain yaitu tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, menjaga loyalitas dan meningkatkan usaha antar karyawan dan tidak perlu memberikan orientasi atau pelatihan karena sudah mengenal kondisi dan lingkungan kerja perusahaan tersebut.

  • Sumber Eksternal

Proses rekrutmen melalui sumber eksternal adalah perekrutan calon karyawan di luar perusahaan. Proses perekrutan ini diawali dengan pemberitahuan yang diberikan perusahaan mengenai adanya lowongan kerja tersedia pada perusahaan tersebut. Sumber eksternal dapat melalui Walk – ins yaitu calon karyawan datang langsung ke perusahaan, Periklanan, Lembaga pendidikan ataupun rekomendasi yang dilakukan oleh karyawan perusahaan ke kerabat atau keluarga.

Tahap Seleksi

Seleksi merupakan suatu rangkaian aktivitas yang bertujuan untuk menentukan apakah calon karyawan diterima atau ditolak. Tahap seleksi baru dapat dilaksanakan ketika tahap rekrutmen selesai dilakukan. (Baca Juga: Proses Seleksi Karyawan)

1. Tujuan Seleksi

Tahap seleksi bertujuan untuk mendapatkan calon karyawan yang tepat. Selain itu, tahap seleksi merupakan  proses 2 arah yang dilakukan antara perusahaan dan calon karyawan. Dimana perusahaan memberikan gaji, fasilitas dan kompensasi lainnya yang menarik calon karyawan, dan calon karyawan yang tertarik dengan perusahaan tersebut bisa mengevaluasi perusahaan dan kualifikasi yang dimilikinya.

2. Jenis Jenis Seleksi

Seleksi terdiri dari beberapa bagian. Berikut ini adalah bagian – bagian seleksi.

  • Seleksi Administrasi

merupakan proses penyaringan oleh perusahaan terhadap calon karyawan, untuk melihat kualifikasi yang dimiliki calon karyawan dan menyesuaikan dengan keahlian yang diperlukan oleh perusahaan tersebut.

  • Seleksi tertulis :Seleksi tertulis merupakan suatu prosedur yang dilakukan untuk memperoleh data – data yang diperlukan secara cepat dan tepat.
    • Tes kecerdasan
    • Tes kepribadian
    • Test bakat
    • Test minat
    • Tes prestasi

Berikut adalah beberapa seleksi tertulis yang dapat digunakan perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang tepat.

  • Seleksi tidak tertulis:Seleksi tidak tertulis atau bisa disebut dengan test lisan, merupakan salah satu seleksi yang dilakukan melalui  tanya jawab secara langsung dengan calon karyawan.
    • Wawancara
    • Kesehatan
    • Praktik

Seleksi tidak tertulis atau test lisan sangat tepat digunakan untuk mengetahui tipe kepribadian calon karyawan. Langkah ini dilakukan setelah test tertulis selesai dilaksanakan. 

  • Langkah – langkah seleksi, Langkah – langkah seleksi paling tidak ada 8 tahap, diantaranya:
    • Penerimaan CV
    • Penyelenggaraan psikotest
    • Wawancara
    • Pemeriksaan latar belakang, pengalaman dan surat referensi lainnya.
    • Test kesehatan
    • Orientasi atau pengenalan
    • Keputusan Penerimaan.

Keputusan penerimaan menandakan berakhirnya penyeleksian, perusahaan sudah bisa memutuskan mana karyawan yang memiliki kompetensi dan produktivitas yang tepat. Walaupun terlihat mudah, proses penerimaan karyawan harus dilakukan secara teliti dan cermat. Perusahaan harus memberikan pengawasan yang cukup saat proses penerimaan karyawan berjalan. (Baca Juga : Cara Mendapatkan Karyawan)

Setelah menemukan karyawan yang tepat, perusahaan harus melakukan evaluasi terhadap hasil kinerja karyawan, untuk memastikan karyawan bekerja secara optimal dan tidak memiliki kendala apapun dalam pekerjaan. Demikianlah tahap – tahap penerimaan karyawan, langkah – langkah diatas tidak hanya membantu anda menemukan calon karyawan yang tepat, tetapi juga membantu perusahaan melakukan pengarsipan dari proses penerimaan karyawan.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , ,
Hubungi Kami
kontak

JasaRekrutmen.com

Mal Taman Palem lt.2 blok C no.65
JL. Kamal Raya, Cengkareng, RT.13/RW.10, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730
Phone : 021 - 54352156
Call / Sms : 082113900880