Perbedaan Rekrutmen dan Outsourcing yang Wajib Diketahui

Perbedaan rekrutmen dan outsourcing – Karyawan merupakan salah satu unsur yang harus terpenuhi dalam mendirikan perusahaan. Perusahaan membutuhkan karyawan untuk meyelesaikan segala aktifitas yang berkaitan dengan operasional. Keberhasilan karyawan dalam mengelola aktifitas operational sangat berkaitan dengan keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Oleh sebab itu, karyawan menjadi bagian terpenting dalam perusahaan yang harus dikelola dengan baik sesuai  peraturan perusahaan. Pengelolaan tersebut pastinya akan memperhatikan berbagai hal termasuk cara mendapatkan karyawan dan cara menggaji karyawan yang benar. Kedua hal tersebut akan berkaitan dengan cara perusahaan dalam melakukan penerimaan karyawan.

Selain melakukan penerimaan karyawan melalui HRDnya sendiri, perusahaan biasanya juga menggunakan pihak lain yang menyediakan jasa rekrutmen tenaga kerja atau karyawan. Dalam bidang rekrutmen ada dua istilah yang dilakukan oleh penyedia jasa rekrutmen yakni rekrutmen dan outsourcing. Kedua hal tersebut memiliki beberapa perbedaan yang berkaitan dengan cara memilih karyawan, pengelolaan karyawan, serta komponen biaya yang dibutuhkan. Berikut ulasan terkait perbedaan kedua sistem atau cara rekrutimen karyawan tersebut.

  1. Outsourcing

Outsourcing merupakan rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan outsourcing, dimana kandidat tenaga kerja merupakan tenaga kerja atau karyawan dari penyedia jasa outsourcing tersebut untuk dipekerjaakan di perusahaan yang menjadi klien penyedia jasa outsourcing tersebut. Pada outsourcing, pegawai atau karyawan di gaji oleh pihak penyedia jasa outsourcing bukan oleh perusahaan klien dimana karyawan tersebut ditempatkan untuk bekerja. Gaji dan fasilitas lain yang diserahkan oleh penyedia jasa outsourcing tersebut nantinya akan ditagihkan kepada perusahaan klien. Pada mulanya, sistem outsourcing ini muncul untuk memenuhi tenaga kerja yang tidak berkaitan secara langsung dengan bisnis utama perusahaan dan yang tidak memperdulikan jenjang karier. Contohnya seperti satpam atau sekuriti, tenaga kebersihan atau cleaning service, operator telfon. Namun karena sangat menguntungkan bagi perusahaan, outsourcing berkembang luas ke berbagai lini kegiatan perusahaan.

Perkembangan outsourcing ke berbagai lini kegiatan perusahaan dikarenakan adanya berbagai keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan. Dengan menggunakan outsourcing, perusahaan tidak perlu repot mengurusi berbagai hal yang berkaitan dengan tenaga kerja atau karyawan outsourcing seperti asuransi kesehatan, penetapan komponen gaji, pencairan gaji kepada karyawan, fasilitas dan tunjangan lainya. Karena segala hal tersebut menjadi tanggung jawab penyedia jasa outsourcing. Banyaknya keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan, berbanding terbalik dengan keuntungan sistem outsourcing terhadap tenaga kerja atau karyawan. Karyawan yang menyandang status outsourcing lebih banyak mengalami kerugian terutama dalam hal pemotongan gaji dari penyedia jasa  outsourcing serta tidak adanya jenjang karier. Pemotongan gaji yang didapatkan oleh tenaga kerja sangat bervariasi tergantung dari peraturan dan kontak yang telah disepakati bersama penyedia jasa outsourcing.

  1. Rekrutmen

Meskipun sama – sama menjadi salah satu cara yang dilakukan oleh penyedia jasa bagi perusahaan dalam hal penerimaan karyawan, rekuritmen berbeda dengan outsourcing. Jasa Rekrutmen merupakan proses penerimaan karyawan yang dilakukan dengan cara mencari, menyeleksi, dan menetapkan tenaga kerja atau karyawan sesuai dengan kualifikasi dan permintaan perusahaan. Jasa rekrutmen akan membantu memutuskan kandidat terbaik bagi perusahaan klien. Kandidat yang diputuskan tersebut, tidak akan menjadi karyawan dari penyedia jasa rekrutmen melainkan langsung diserahkan kepada perusahaan klien. Untuk itu, pengelolaan karyawan serta fasilitas lainnya yang berkaitan untuk karyawan tersebut menjadi tanggung jawab perusahaan. Perusahaan hanya akan membayarkan biaya jasa yang ditetapkan oleh penyedia jasa rekrutmen.

Lain halnya dengan outsourcing, rekrutimen memiliki keuntungan yang seimbang bagi karyawan maupun perusahaan klien. Karyawan yang diterima oleh perusahaan melalui penyedia jasa rekrutmen tidak akan mendapatkan potongan penghasilan dalam bentuk apapun serta segala urusan terkait pengelolaan karyawan menjadi tanggung jawab perusahaan secara langsung sehingga memudahkan karyawan. Di lain sisi, perusahaan juga mendapatkan banyak keuntungan dengan menggunakan penyedia jasa rekrutmen. Keuntungan menggunakan jasa rekrutmen karyawan bagi perusahaan antara lain efektifitas waktu, efektifitas biaya, serta kualitas karyawan yang akan di rekrut.

Setiap perusahaan memiliki hak dalam menentukan cara mendapatkan karyawan melalui pertimbangan yang akan menguntungkan bagi perusahaan. Namun melihat perbedaan yang ada antara outsourcing dan rekrutmen, mengelola rekrutmen melalu penyedia jasa rekrutmen lebih menguntungkan  dari segi karyawan dan perusahaan.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , , , ,
Hubungi Kami
kontak

JasaRekrutmen.com

Mal Taman Palem lt.2 blok C no.65
JL. Kamal Raya, Cengkareng, RT.13/RW.10, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730
Phone : 021 - 54352156
Call / Sms : 082113900880