14 Cara Merekrut Karyawan Baru yang Tepat dan Berkualitas

Merekrut karyawan merupakan salah satu tahapan yang pasti dilalui oleh setiap perusahaan, yang juga menjadi penentu sebuah perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang memiliki produktifitas yang tinggi demi perkembangan perusahaan. Hal yang menjadi prioritas utama seorang manajer sumber daya manusia adalah menjaring para calon pekerja unggul dan menyeleksinya untuk mendapatkan karyawan yang terbaik untuk selanjutnya secara kontinyu bekerja pada perusahaan sebagai karyawan tetap.

Merekrut karyawan sejatinya adalah menarik seseorang atau sekelompok orang yang dinilai kompeten untuk bekerja di perusahaan tertentu, tentuya banyak masalah yang akan dijumpai seorang manajer sumber daya manusia saat melakukan proses pra seleksi hingga pasca seleksi. (baca juga cara memotivasi karyawan)

Masalah yang sering dijumpai semisal jumlah pelamar yang terlampau banyak atau sedikit, pelamar yang tidak sesuai kompetensi, masalah saat wawancara kerja, hingga hasil rekrutmen yang tidak sesuai dengan harapan. Proses rekrutmen yang karyawan yang efektif akan membuat tujuan perusahaan untuk mendapat sumber daya manusia terbaik dapat tercapai dan juga meringankan pekerjaan seorang manajer dalam proses rekrutmen. Apa saja yang harus dilakukan untuk dapat melakukan proses rekrutmen secara efektif ?

Cara Merekrut Karyawan

1. Perencanaan rekrutmen 

Sebelum anda merekrut sejumlah karyawan anda perlu mengumpulkan beberapa informasi yang dibutuhkan agar tepat sasaran. Melalui departemen sumber daya manusia anda dapat mengetahui jumlah karyawan yang anda butuhkan untuk memenuhi posisi yang kosong. Sehingga dalam mempublikasi atau mengiklankan rekrutmen karyawan anda dapat memilih strategi dan media yang tepat.

Selain jumlah karyawan, anda harus menentukan tingkat keahlian yang dibutuhkan perusahaan sesuai dengan deskripsi kerja, jangan sampai anda mempekerjakan tenaga ahli hanya untuk melakukan pekerjaan sederhana dan jangan sampai mempekerjakan tenaga yang tidak memiliki keahlian khusus untuk melkukan pekerjaan yang diluar kemampuannya, maka dari itu sebelum anda merekrut karyawan anda wajib menentukan tingkat keahlian yang diperlukan.

Langkah selanjutnya adalah menentukan tingkat pendidikan sesuai dengan posisi yang akan ditempatkan. Makin strategis posisi yang akan ditempati maka semakin tinggi tingkat pendidikan yang dibutuhkan. Kemudian tentukan tenggang waktu untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. Sehingga anda dapat menyelesaikan target pekerjaan atau proyek anda sesuai jadwal. (baca juga proses penerimaan karyawan)

2. Dimana tempat merekrut

anda perlu menentukan kota atau wilayah dimana posisi anda merekrut karyawan anda, pilih tempat yang memiliki angkatan kerja yang tinggi dengan tingkat pendidikan yang tinggi pula sehingga anda mendapatkan banyak kesempatan untuk memilih calon karyawan anda yang memiliki kompetensi. Anda dapat menemukan informasi mengenai hal tersebut di BPS.

3. Memilih metode rekrutmen yang paling tepat untuk jabatan

Anda dapat memilih metode rekrutmen mana yang tepat dengan kebuutuhan perusahaan anda, semisal, employee referrals, walk-ins & write-ins, anda juga dapat bekerjasama dengan  perusahaan pencari tenaga kerja, organisasi buruh, lembaga pendidikan dan lain sebagainya. Perusahaan dapat menggunakan beragam metode dalam satu sesi rekrutmen sesuai dengan kondisi.

4. Memikat pelamar

Motivasi terbesar seseorang untuk bekerja di perusahaan anda adalah gaji, kecocokan dengan jenis pekerjaan dengan spesialisasinya, fasilitas, dan sebagainya. Maka dari itu hendaknya anda mencantumkan dengan jelas dan selengkap mungkin informasi tersebut pada media yang anda gunakan untuk mempublikasikan informasi rekrutmen tersebut.

5. Sortir

Cara Merekrut Karyawan Setelah banyak resume atau cv yang masuk ke perusahaan anda, pilih kandidat mana yang menurut anda sesuai dengan kebutuhan anda. Pilih dengan bijak dan hati-hati, singkirkan yang tidak sesuai dengan kriteria dan simpan yang sudah sesuai. Apabila terlalu banyak lamaran yang masuk anda bisa gunakan jasa pihak ketiga (outsourching) untuk membantu anda memilah. (baca juga proses seleksi karyawan )

6. Tes

Anda perlu melakukan serangkaian tes seperti Psikotes, Tes Bidang Kerja, Tes wawancara agar dapat memastikan bahwa kandidat yang anda pilih memang benar-benar sesuai. Jangan libatkan perasaan dalam tes ini karena hal inilah yang menentukan jalannya perusahaan anda di masa depan.

7. Menyaring dan menyeleksi kandidat

Setelah selesai dengan serangkaian tes, langkah selanjutnya adalah menyaring hasil tes tersebut dan menyeleksi kandidat. Anda dapat menggunakan pendapat orang lain disekitar anda yang anda pikir memiliki kemampuan untuk membantu anda.

8. Periksa Referensi dan Latar Belakang

Untuk lebih dapat meyakinkan anda, anda dapat mengecek latar belakang calon karyawan anda melalui perusahaan tempatnya bekerja dulu, tanyakan kenapa ia berhenti, bagaimana prestasi kerjanya, adakah dia memiliki kekurangan, apabila ia memilliki kekurangan yang anda dapat tolerir maka dengan begitu anda dapat mempekerjakan karyawan yang memang kredibel.

9. Memanggil kandidat

Setelah selesai dengan serangkaian tes diatas anda dapat memanggil kandidat yang sudah anda percaya, beritahu wilayah kerjanya, description jobs, SOP, dan hal lain yang sekiranya diperlukan. Apakah masih ada persyaratan yang harus dipenuhi dan sebagainya.

10. Penawaran kerja

Tanyakan kesediaan dan komitmenya terhadap perusahaan anda, sudah sesuaikah gaji dengan deskripsi pekerjaan yang anda butuhkan. Apabila jawabannya memuaskan anda dapat melanjutkan ke proses selanjutnya.

11. Negosiasikan Rincian Gaji dan Tanggal Mulai Bekerja

Apabila anda keberatan dengan gaji yang pelamar minta, anda dapat nego pada angka yang sesuai dengan kemampuan perusahaan. Negosiasikan dengan jelas agar dikemudian hari tidak ada ihak yang merasa dirugikan dan juga perussahaan tidak melanggar undang-undang ketenagakerjaan tertentu.

12. Menyambut Karyawan Baru

Lakukan tour kecil pada karyawan anda untuk mengenalkan budaya kerja yang ada di tempat kerjanya yang baru, pilih karyawan senior untuk melakukan hal ini. Jawab pertanyaan yang ia ajukan dan berikan kesempatan untuknya untuk menguasai wilayah kerjanya yang baru sebelum ia mulai bekerja.

13. Menyambut Karyawan Baru

Lakukan tour kecil pada karyawan anda untuk mengenalkan budaya kerja yang ada di tempat kerjanya yang baru, pilih karyawan senior untuk melakukan hal ini. Jawab pertanyaan yang ia ajukan dan berikan kesempatan untuknya untuk menguasai wilayah kerjanya yang baru sebelum ia mulai bekerja.

14. Memonitor kinerja

Terus awasi kinerja karyawan anda, berikan instruksi yang jelas dan arahkan karyawan baru anda dengan sabar.Bangun komunikasi yang baik antar sesama karyawan dan juga atasan agar dapat bekerja sama dengan baik. Dengan begitu akan tercipta budaya dan iklim kerja yang kondusif di perusahaan anda. ( baca juga contoh surat lamaran pekerjaan )

Berikut adalah beberapa penjelasan yang bisa kamu jadikan bahan untuk perusahaan baru anda. Dimana Cara Merekrut Karyawan tidak semudah dengan apa yang anda bayakan. Dalam perekrutan anda juga harus hati- hati dalam memilih karyawan.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Hubungi Kami
kontak

JasaRekrutmen.com

Mal Taman Palem lt.2 blok C no.65
JL. Kamal Raya, Cengkareng, RT.13/RW.10, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730
Phone : 021 - 54352156
Call / Sms : 082113900880