Bagaimana Cara Mengatur Karyawan Yang Efektif? Ini Solusi Terampuhnya

Cara Mengatur Karyawan Yang Efektif – Setiap perusahaan dibuat untuk dapat terus berkembang dan berhasil di bidang usahanya. Keberhasilan yang di dapatkan perusahaan salah satunya adalah peningkatan profit perusahaan yang besar. keberhasilan tersebut sangatlah dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Faktor eksternal yang mempengaruhi keberhasilan perusahaan diantaranya konsumen, rekan bisnis dan partner, kompetitor atau pesaing, pemerintahan, dan lain sebagainya. Sedangkan faktor internal diantaranya karyawan, managemen perusahaan, keuangan perusahaan, dan lainnya. Baik faktor internal maupun faktor eksternal harus diatur dan dikelola dengan baik.

Salah satu faktor internal yang dapat memberikan pengaruh besar terhadap keberhasilan perusahaan adalah Karyawan. Mengatur karyawan bukanlah perkara yang mudah, karena karyawan adalah makhluk hidup yang punya sikap, sifat dan keinginan. Oleh sebab itu, perlu cara mengatur karyawan yang efektif guna mendapatkan tipe karyawan dengan performa yang maksimal tersebut. Pengaturan karyawan pada sebuah perusahaan biasanya dikelola oleh bagian Human Resource and Development (HRD) dan personalia.

Artikel lain didalam blog ini, telah menjelaskan salah satu upaya dalam pengaturan karyawan untuk situasi khusus seperti tips menghadapi karyawan pembangkang dan cara mengatasi  bawahan yang tidak menghargai atasan.  Maka, dalam artikel ini akan diulas cara mengatur karyawan yang efektif secara umum. Berikut beberapa cara mengatur karyawan yang efektif.

  1. Membuat Peraturan Tertulis

Segala bentuk peraturan perusahaan yang berkaitan dengan karyawan sebaiknya dibuat tertulis. Sehingga setiap karyawan wajib membaca dan melaksanakan. Peraturan tertulis tersebut dijadikan acuan dan dasar dalam pengelolaan karyawan. Artikel lain dalam blog ini yang berjudul cara membuat peraturan perusahaan yang efektif , mengulas lebih dalam terkait peraturan perusahaan. Perkembangan saat ini mengharuskan perusahaan mendokumentasikan segala aktifitasnya termasuk peraturan perusahaan.

  1. Membuat dan Mengevaluasi KPI Karyawan

KPI karyawan atau kepanjangan dari key performance indeks yang berarti kumpulan ukuran kuantitatif yang digunakan untuk mengukur dan membandingkan kinerja karyawan dalam memenuhi tujuan perusahaan. KPI tersebut dalam sebuah perusahaan biasanya digunakan untuk penentuan evaluasi bonus dan kinerja karyawan. KPI yang benar memiliki kriteria antara lain memiliki target, Orentasi terhadap sebuat Tujuan atau outcame, dan memiliki nilai ambang batas. KPI setiap karyawan satu dengan lainnya pasti akan berbeda tergantung dari urain tugas karyawan tersebut.

  1. Menetapkan Reward Dan Punisment.

Penetapan reward dan punisment merupakan bagian tindak lanjut dari evaluasi karyawan. Dengan adanya reward, seorang karyawan akan termotivasi untuk mendapatkannya dalam bentuk peningkatan performa dan kinerja. Sedangkan punisment, akan membuat karyawan berhati – hati dan tidak sembarangan dalam melaksanakan setiap pekerjaan.

  1. Proses Rekruitmen yang tepat

Sebelem melakukan pengaturan terhadap karyawan maka proses rekruitmen yang dilakukan harus efektif sehingga menghasilkan karyawan terbaik. Proses rekruitmen di setiap perusahaan dilakukan dengan cara dan aturan yang berbeda – beda. Usahakan untuk selalu bersikap penuh perhitungan dan tidak tergesa – gesa dalam melaksanakan rekruitmen karyawan.   Hasil dari proses perekrutan karyawan pastinya akan menetukan kualitas dari karyawan tersebut, kualitas karyawan yang baik dan sesuai dengan keinginan perusahaan akan lebih mempermudah pengaturan karyawan tersebut.

  1. Kegiatan Internal Audit

Internal audit dilakukan untuk mengetahui dan mengevaluai setiap proses yang dilakukan karyawan. Internal audit merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi karyawan dengan salah satu maksudnya untuk menentukan ada atau tidaknya penyelewengan yang dilakukan oleh karyawan akan nampak pada kegiatan internal audit ini. Selain itu, dengan adanya internal audit, setiap karyawan dalam perusahaan akan mentaati peraturan dan perintah yang diberikan kepadanya.

  1. Kegiatan Development Karyawan

Development merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dalam upaya peningkatan performa karyawan. Dengan kegiatan development ini juga, karyawan akan merasa selalu diperhatikan oleh perusahaan. Kegiatan development dapat berupa pelatihan, pemberian materi, pembekalan dan seminar, workshop, kegiatan outbond untuk meningkatkan kerjasama, dan lain halnya.

Upaya – upaya diatas dapat menjadi pertimbangan tim HRD perusahaan untuk mengatur karyawan yang efektif. Yang terpenting dari setiap pengaturan karyawan adalah monitoring dan evaluasi. Keberhasilan dalam pengaturan karyawan dapat menjadikan awal keberhasilan sebuah perusahaan untuk terus maju dan berkembang. Dengan perkembangan yang diraih oleh perusahaan, pastinya akan ada timbal balik yang dirasakan oleh karyawan itu sendiri.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Kontak
Hubungi Kami
kontak

JasaRekrutmen.com

Mal Taman Palem lt.2 blok C no.65
JL. Kamal Raya, Cengkareng, RT.13/RW.10, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730
Phone : 021 - 54352156
Call / Sms : 082113900880