Cara Mengatasi Bawahan yang Tidak Menghargai Atasan Paling Efektif

Seorang atasan terkadang akan disulitkan oleh karyawannya yang tidak mau menerima saran dan perintah dari atasan, hal ini terjadi akibat karyawan tidak menaruh hormat pada atasan. Apa saja faktor yang mempengaruhi seorang karyawan dalam menaruh sikap hormat pada atasan dan apa saja langkah yang harus atasan lakukan, berikut ulasannya

baca juga:

Cara mengatasi bawahan yang tidak menghargai atasan

1. Datang tepat waktu

Dengan memberikan contoh yang baik pada karyawan, anda seperti melabeli diri anda sendiri dengan sebuah kesan pada diri anda bahwa anda adalah orang yang disiplin dan tepat waktu. Hal ini akan membuat karyawan anda segan kepada anda. Selain daripada itu dengan melabeli diri anda sendiri akan membuat karyawan anda secara linguistik non-verbal menangkap suatu isyarat bahwa anda akan memberikan sanksi pada karyawan yang tidak mampu memenuhi standar anda.

2. Reward vs. Punishment

Manusia bergerak karena insentif, baik berupa sangsi ataupun kompensasi. Dengan menerapkan hal ini akan tercipta suatu budaya kerja yang produktif sehingga anda tidak perlu memberi instruksi terus-menerus dan mengawasi dengan ketat karena para karyawan sudah terdorong dengan sendirinya untuk menunjukkan kinerja yang baik.

3. Tidak membawa SARA

Jangan pernah menunjukkan diskriminasi kepada karyawan anda baik dari segi perbedaan agama, suku, ras, warna kulit, dan sebagainya. Sebagaimana kita ketahui bahwa negara kita adalah negara yang sangat beraneka ragam sangat memungkinkan bagi kita untuk menemui beragam ketidaksamaan.

Dengan adanya toleransi akan menumbuhkan sikap kekeluargaan yang sangat diperlukan dalam membentuk budaya kerja yang solid. Suatu lingkungan kerja tidak mungkin terdiri dari suatu lingkungan homogen yang semua anggotanya sama, hal inilah yang membuat pentingnya kita memiliki sikap toleransi. (baca juga proses seleksi karyawan )

4. Berinteraksi dengan bawahan

Sikap kekeluargaan akan terjalin dengan adanya interaksi dari atasan dan bawahan, hubungan vertikal ini tidak akan terbentuk apabila tidak ada inisiatif dari atasan. Sehingga anda perlu memiliki inisiatif daripada menunggu bawahan anda mendekati anda. Dengan adanya interaksi antara atasan dan bawahan tentu akan dapat memperoleh lebih banyak informasi penting dibandingkan anda menunggu pihak manajemen menerbitkan laporan pada anda. Ini merupakan cara mengatasi bawahan yang tidak menghargai atasan yang sangat tepat.

5. Mengembangkan budaya continuous improvement

Continuous improvement adalah semangat untuk terus belajar dan memperbaiki dan mengevaluasi kinerja perusahaan, istilah berbeda dengan makna yang sama dapat anda temukan pada istilah jepang kaizen atau hasan pada ekonomi islam. Kita dapat belajar dari sebuah quote yang berbunyi latihan tidak akan pernah membuat anda sempurna tetapi akan membuat anda lebih baik. Dari hal inilah kita dapat menangkap suatu pelajaran bahwa kita tidak akan pernah sempurna, itu sebabnya kita terus belajar. Hanya orang yang bodoh yang mengnggap dirinya pintar sehingga berhenti bertanya dan belajar.

6. Coaching bawahan yang membutuhkan

Perlu anda ketahui bahwa untuk mendapatkan perhatian dan pengakuan dari bawahan anda, anda perlu memberikan pengarahan tentang pentingnya manner atau perilaku pada lingkungan kerja. Hal ini akan menyadarkan karyawan anda yang sebelumnya kurang memiliki tata krama menjadi karyawan yang lebih memiliki etika.

7. Menjalankan peraturan perusahaan secara konsisten

Buat peraturan yang jelas mengenai standar operasional perusahaan, buat pengawasan agar karyawan anda senantiasa tertib dalam melaksanakan kegiatan di tempatnya bekerja. Jangan pernah menunjukkan inkonsistensi dalam menerapkan peraturan, karena hal ini akan menyebabkan toleransi terhadap bentuk pelanggaran yang lebih besar. ( baca juga contoh surat lamaran pekerjaan )

8. Mengontrol dengan baik

Salah satu fungsi manajemen adalah controling yaitu menyelenggarakan suatu pengawasan agar kegiatan operasional berjalan dengan baik. Ada beragam bentuk pengawasan semisal inspeksi, rutine control, dan sebagainya.

Ada beragam bentuk dan metode pengawasan yang bisa diterapkan pada suatu perusahaan, hanya saja seorang manajer perlu menganalisa dan mengevaluasi metode mana yang paling tepat untuk diterapkan pada perusahaannya.

9. Memperhatikan keterampilan teknis

Keterampilan teknis karyawan anda beragam dan berada pada level yang berbeda, hal ini membuat kebutuhan akan apresiasi dan pengakuan yang berbeda dari seorang karyawan. Berikan keterampilan pada deskripsi kerja yang sesuai. Hal ini akan membuat anda tepat dalam menempatkan seseorang pada posisi yang tepat atau the right man on the right job.

10.  Aktif di acara yang diselenggarakan bawahan

Menjadi suatu kehormatan apabila seorang atasan menyempatkan waktunya untuk dapat singgah pada acara yang diselenggarakan oleh karyawan, bawakan hadiah sebagai suatu bentuk perhatian pada karyawan anda.

Berikut adalah pembahasan tentang cara mengatasi bawahan yang tidak menghargai atasan Tidak ada satupun orang yang tidak menyenangi perhatian dan hadiah dari orang lain, begitu juga dengan karyawan anda. Apabila karyawan anda dapat menerjemahkan sinyal perhatian dan empati dari anda tentu ia akan mengirimkan sinyal respect pada anda selaku atasannya. Rasa hormat tidak datang dari suatu paksaan atau rasa takut melainkan dari bentuk perhatian yang anda beri.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Hubungi Kami
kontak

JasaRekrutmen.com

Mal Taman Palem lt.2 blok C no.65
JL. Kamal Raya, Cengkareng, RT.13/RW.10, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11730
Phone : 021 - 54352156
Call / Sms : 082113900880